• Indonesia


Support +62-31-5922403 / 5926359
Berita & Agenda : Thursday, 12 March 2020 | 67 Views |

Mahasiswa Prodi Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika Belum Lulus Sudah Dicari Perusahaan

DSC_0030
Bukan hal baru lagi jika Indeks Prestasi Kumulatif dan ijazah resmi adalah senjata utama untuk melamar kerja. Namun berbeda dengan para Mahasiswa prodi Pendidikan Sastra Mandarin Universitas Widya Kartika, Belum memiliki ijazah Lulus S1 namun sudah menerima ajakan dari perusahaan untuk bekerja.

Pada hari Kamis(12/03) Mahasiswa Prodi Mandarin semester enam hingga delapan mengikuti acara “Yong Chun Goes To Campus”. Yong Chun adalah satu-satunya lembaga kursus yang terakreditasi oleh Dinas Pendidikan Surabaya yang pada kesempatan ini mengadakan road to campus untuk membuka kesempatan berkarir setelah empat tahun belajar di universitas dan menggunakan ilmu yang telah dipelajari secara profesional. Di hari yang sama, para Mahasiswa juga langsung mengikuti walk in interview untuk bekerja di Yong Chun Chinese Language Center.

Di era global ini, Perusahaan-perusahaan lebih suka memperkerjakan orang yang lancar berbahasa Mandarin karena ini merupakan pra-syarat untuk banyak pekerjaan di Asia Tenggara; juga organisasi multinasional di Eropa, Australia, dan Amerika yang memiliki transaksi bisnis, atau yang ingin memperluas perusahaan mereka di Cina, dan area lainnya yang berbicara dalam bahasa Mandarin. Banyak pekerjaan lokal juga memerlukan keahlian dalam berbahasa mandarin oleh sebab itu lulusan Bahasa Mandarin sangat dicari, sampai-sampai belum lulus sudah menerima tawaran pekerjaan seperti yang terjadi dengan para mahasiswa prodi Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika.

Dalam kesempatan bekerja nanti para mahasiswa prodi Bahasa Mandarin akan mendapatkan penghasilan tetap dan fasilitas sebagai full timer, Jenjang karier secara profesionel di dunia Pendidikan, memimpin perjalanan grup ke luar negri, menjadi pelatih Bahasa sebuah perusahaan, hingga kesempatan melakukan studi lanjut di luar negri.

DSC_0042 DSC_0077

Switch to our mobile site