• Indonesia


Support +62-31-5922403 / 5926359
Berita & Agenda : Saturday, 19 October 2019 | 113 Views |

Duo Tandem Tim Teksi UWIKA

Duo Tandem Tim Teksi UWIKA Siap Beradu di Bridge Competition

DSC_0409

Jumat, 18 Oktober 2019 pukul 20.30, tim Teknik Sipil UWIKA berlatih persiapkan diri untuk Bridge Competition di UNEJ. Babak penyisihan kompetisi nasional ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 20 Oktober 2019. 2 tim Teknik Sipil UWIKA yang tengah bersiap adalah Steven Ray dan Yuvensius Keni serta Lawono Felix yang tandem bersama Reynaldi Laksono. “Apabila lolos babak penyisihan maka akan masuk fase final yang akan dilaksanakan pada tanggal 11-12 November 2019. Sejak SMA selalu ikut kompetisi serupa, jadi semakin kesini jadi semakin sering ikut juga. Saat ini kami sedang latihan dan persiapan, bahan yang digunakan adalah kayu balsa dan kami diberikan 15 buah untuk dirangkai dengan mengikuti aturan yang diberikan, seperti aturan dimensi dan posisi titik beban dalam uji ketahanan struktur jembatan”, terang Steven Ray. Mereka akan berusaha maksimal agar desain jembatan yang dibuat dapat menahan beban dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara. Steven Ray dan rekan-rekannya kepada tim Lensa Kartika mengaku bersemangat sekali sekalipun tetap ada rasa grogi. “Meskipun kami sudah terbiasa ikut lomba seperti ini, namun rasa grogi itu tetap selalu muncul”, imbuhnya.

DSC_0407 DSC_0429

 

Diwawancarai dalam sesi yang berbeda pada hari Sabtu 19 Oktober 2019, Leonardus Setia Budi Wibowo, Ph.D. dosen Teknik Sipil mengatakan bahwa kegiatan di Jember ini adalah kali pertamanya Teknik Sipil UWIKA berpartisipasi dan langsung mengirimkan 2 tim, dimana sebelumnya sering mengikuti event serupa di wilayah Surabaya dan hanya mengirim 1 tim. “Semua pesaing kita berat-berat. Banyak sekali variable pelaksanaan konstruksi jembatan yang harus kami perhatikan yang turut menentukan kuat atau tidaknya konstruksi jembatan yang kita buat. Sekalipun kami sudah menggunakan software dalam membantu kita merancang jembatan, namun proses ‘kerja tangan’ tetap menjadi penentu keakuratan konstruksi jembatan yang dibuat. Kami optimis bisa juara sekalipun wajar juga kalau mahasiswa grogi dalam setiap pertandingan. Semalam tim kami persiapan hingga jam 12 malam dan akan dilanjutkan siang ini. Bahan-bahan untuk pertandingan sudah kami peroleh saat technical meeting minggu lalu, kebetulan Ray salah satu anggota tim kami minggu lalu mendampingi adik-adik almamater SMA-nya untuk ikut Bridge Competition di Universitas Negeri Jember juga, dan luar biasanya menyabet juara 1,2 dan 3. Kami berharap tim Teknik Sipil UWIKA bisa menyabet juara juga.”, terang pria yang juga merupakan Ketua Lembaga Terpadu Media dan Kerjasama UWIKA.

DSC_0416

 

(Jurnalis : Simson & Rio)

(Jurnalis foto : Simson)

Artikel Terkini

Switch to our mobile site